KEMAH SAMBIL MAIN PINGPONG BERSAMA DOSEN FIKK UNY SULAP OLAHRAGA TENIS MEJA JADI AJANG SILATURAHMI WARGA KRAPYAK IX

Berolahraga tidak harus kaku dan melelahkan, apalagi jika dibalut dalam konsep rekreasi malam keakraban yang penuh keceriaan. Warga Kampung Emas Dusun Krapyak IX, Margoagung, Seyegan, Sleman, baru saja merasakan keseruan bergeser dari rutinitas harian melalui ajang olahraga yang dikemas unik dan meriah. Di bawah komando Dr. Ahmad Rithaudin, S.Pd.Jas., M.Or. dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan…

By.

•

min read

Oktober 2023

Berolahraga tidak harus kaku dan melelahkan, apalagi jika dibalut dalam konsep rekreasi malam keakraban yang penuh keceriaan. Warga Kampung Emas Dusun Krapyak IX, Margoagung, Seyegan, Sleman, baru saja merasakan keseruan bergeser dari rutinitas harian melalui ajang olahraga yang dikemas unik dan meriah.

Di bawah komando Dr. Ahmad Rithaudin, S.Pd.Jas., M.Or. dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sebuah program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Persami Tenis Meja Fun Game untuk Meningkatkan Kebugaran Jasmani dan Gaya Hidup Sehat bagi Masyarakat Kampung Emas Dusun Krapyak IX, Margoagung, Seyegan, Sleman sukses digelar pada 28–29 Oktober 2023. Kegiatan ini hadir sebagai solusi tepat untuk menjawab kebutuhan warga akan wadah aktivitas fisik yang massal, menyegarkan, sekaligus mendongkrak gaya hidup sehat.

Rangkaian acara dipersiapkan secara matang melalui tahapan observasi mendalam serta koordinasi intensif bersama para tokoh masyarakat setempat. Ada pemandangan yang menarik sepanjang turnamen berlangsung. Alih-alih menggunakan aturan baku yang kaku, tim pengabdian bersama warga menggelar Focus Group Discussion (FGD) terlebih dahulu guna memodifikasi serta menyederhanakan aturan main tenis meja agar lebih ramah dimainkan oleh semua kalangan sesuai kondisi lapangan.

Partisipasi masyarakat terlihat begitu hidup sejak hari pertama. Warga tidak hanya berposisi sebagai sasaran program, tetapi turut terjun langsung mengurus kepanitiaan, menyusun aturan pertandingan, menentukan wilayah, hingga mengatur pembagian grup. Lapangan desa seketika berubah menjadi pusat interaksi sosial yang hangat, di mana gelak tawa, semangat berkompetisi sehat, dan jalinan silaturahmi berpadu menjadi satu di bawah sorot lampu malam.

Keberhasilan program ini tidak lepas dari bentuk kolaborasi apik yang melibatkan civitas akademika UNY, pemerintah desa atau kapanewon, unsur masyarakat, serta para pegiat olahraga lokal. Guna memastikan manfaatnya terus berlanjut, evaluasi berkala dilakukan dengan mengukur tingkat kepuasan warga, mencocokkan jadwal latihan, serta mendokumentasikan seluruh proses dari hulu ke hilir. Dari Krapyak IX, Persami Tenis Meja Fun Game membuktikan bahwa kreativitas mengemas olahraga rekreasi mampu merajut kebersamaan sekaligus merawat kebugaran fisik warga secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *