PENCEGAHAN DAN PERAWATAN CEDERA: DOSEN FIKK UNY BERIKAN PELATIHAN KEPADA SISWA KELAS KHUSUS OLAHRAGA SMA NEGERI 1 SEYEGAN

SLEMAN — Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan dan kesehatan olahraga melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan Inovasi Pendidikan tahun 2026. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pencegahan serta perawatan cedera ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Yudik Prasetyo, S.Or., M.Kes. dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK). Program ini dinilai sangat…

By.

•

min read

26 Januari 2026

SLEMAN — Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam dunia pendidikan dan kesehatan olahraga melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dan Inovasi Pendidikan tahun 2026. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pencegahan serta perawatan cedera ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Yudik Prasetyo, S.Or., M.Kes. dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK).

Program ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan nyata para siswa di Kelas Khusus Olahraga (KKO) SMA Negeri 1 Seyegan yang memiliki intensitas latihan fisik dan jadwal pertandingan yang relatif tinggi. Tingginya aktivitas fisik tersebut membuat pemahaman mengenai keselamatan dan penanganan darurat menjadi sebuah keharusan. Pelaksanaan kegiatan dirancang secara komprehensif, mulai dari tahap persiapan, pemaparan teori, sesi praktik langsung, pendampingan, hingga evaluasi berkala.

Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh 100 siswa KKO dari jenjang kelas X, XI, dan XII. Selama kegiatan berlangsung, para peserta memperoleh wawasan mendalam mengenai dasar-dasar anatomi tubuh, pengenalan berbagai jenis cedera olahraga, serta pemahaman prinsip PPC (Pencegahan, Perawatan, dan Cepat tanggap). Tidak hanya teori, siswa juga mendapatkan pengalaman praktik langsung yang krusial, seperti teknik CPR (Resusitasi Jantung Paru), penanganan jalan napas, penanganan kondisi tersedak, hingga simulasi penanganan patah tulang, strain (cedera otot), dan sprain (cedera sendi/keseleo).

Keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat dalam program ini terjalin dengan sangat baik. Para siswa KKO serta guru-guru olahraga di SMA Negeri 1 Seyegan turut berperan aktif mulai dari tahap perencanaan, koordinasi, fasilitasi peserta, hingga proses pelaksanaan di lapangan. Para siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berpartisipasi langsung melalui berbagai simulasi interaktif dan praktik penanganan cedera.

Untuk memastikan manfaat program terus berlanjut, keberlanjutan kegiatan telah dirancang melalui mekanisme monitoring dan evaluasi penerapan materi secara berkala. Selain itu, program ini juga merencanakan penguatan keterampilan praktis lanjutan, seperti pelatihan masase olahraga (sport massage) khusus bagi siswa KKO.

Dari sisi inovasi dan kolaborasi, program ini menghadirkan pendekatan ilmiah yang memadukan teori, demonstrasi visual, simulasi nyata, pendampingan intensif, serta umpan balik dua arah. Sinergi yang kuat antara UNY dan SMA Negeri 1 Seyegan ini diperkokoh melalui kerja sama kelembagaan yang solid, sehingga berpotensi besar menjadi landasan bagi pengembangan kegiatan edukatif dan kesehatan olahraga di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *