Dari Pendopo Krapyak IX ke Ruang Digital: Anak Muda Kampung Emas Seyegan Siap Gaungkan Wisata Olahraga

SLEMAN, UNY – Di era ketika keputusan liburan kini banyak ditentukan oleh sekali scroll di media sosial, keindahan alam dan fasilitas sports tourism Kampung Emas di Padukuhan Krapyak IX, Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Sleman, membutuhkan ‘suara’ yang nyaring di dunia maya. Potensi besar dalam program Sembilan Berkah—mulai dari arena rekreasi hingga produk olahan warga—tak akan…

By.

•

min read

28 September 2024

SLEMAN, UNY – Di era ketika keputusan liburan kini banyak ditentukan oleh sekali scroll di media sosial, keindahan alam dan fasilitas sports tourism Kampung Emas di Padukuhan Krapyak IX, Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Sleman, membutuhkan ‘suara’ yang nyaring di dunia maya. Potensi besar dalam program Sembilan Berkah—mulai dari arena rekreasi hingga produk olahan warga—tak akan berdampak maksimal tanpa narasi visual yang mampu mengikat perhatian wisatawan.

Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdi dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar aksi nyata bertajuk “Workshop Digital Marketing dan Pemasaran Produk Barang dan Jasa pada Dunia Sports Tourism di Kampung Emas Seyegan”.

Inisiatif pengabdian masyarakat ini digawangi oleh Dosen FIKK UNY, Dr. Drs. Amat Komari, M.Si., bersama tim akademisi yang terdiri dari Dr. Hedi Ardiyanto Hermawan, S.Pd., M.Or., Dr. Nur Rohmah Muktiani, M.Pd., Dr. Guntur, M.Pd., dan Willy Ihsan Rizkyanto, M.Pd., serta dibantu oleh tim mahasiswa Magister Pendidikan Jasmani FIKK UNY.

Berlokasi di Pendopo Ndalem Pawiro Diharjo, suasana pelatihan yang berlangsung pada Sabtu, 28 September 2024, dipenuhi antusiasme generasi muda desa. Dari 22 warga usia produktif dan pelajar yang diundang, sebanyak 20 peserta (91%) hadir memenuhi ruang workshop. Mereka tidak sekadar duduk mendengarkan teori, melainkan diajak menyelami seni membangun brand identity bersama narasumber Willy Ihsan Rizkyanto, M.Pd.

Dalam pematerian yang interaktif, para pemuda Krapyak IX dibimbing membongkar rahasia bisnis digital: mulai dari merancang logo yang berkarakter, memilih paduan warna visual yang estetik, menentukan tipografi huruf yang mempertegas identitas produk, hingga mengasah mindset solutif dalam menghadapi persaingan pasar digital. Tak hanya itu, peserta juga dilatih teknik storytelling agar mampu menceritakan keunikan sports tourism desa mereka secara komunikatif dan persuasif.

Hasilnya terbukti nyata. Evaluasi pascapelatihan mencatat peningkatan kemampuan berkomunikasi dan bercerita peserta melonjak hingga 60%, melampaui target awal sebesar 50%. Para pemuda desa kini tak lagi canggung mengemas paket wisata keolahragaan dan produk UMKM lokal menjadi konten digital yang memikat.

Komitmen FIKK UNY tidak berhenti ketika workshop usai. Untuk memastikan keterampilan ini terus terasah dan berdampak panjang, tim pengabdi mendampingi para peserta secara daring melalui grup komunikasi interaktif selama satu tahun penuh. Lewat pendampingan berkelanjutan ini, para pemuda Krapyak IX siap menjadi kreator digital mandiri yang membawa Kampung Emas Seyegan bersinar di panggung wisata nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *