SLEMAN, UNY Official — Kawasan wahana rekreasi luar ruangan (outbound) Kampung Emas Krapyak Seyegan kini resmi bertransformasi menjadi sarana pendidikan karakter dan kepemimpinan yang terstruktur secara ilmiah. Di tangan tim ahli pendidikan keolahragaan UNY, wahana ini menerapkan kerangka metodologi Games Experience Learning (GEL).
Program pembinaan dan sertifikasi kapasitas ini dikembangkan oleh Prof. Dr. Sulistiyono, S.Pd., M.Pd. dari FIKK UNY untuk membekali 30 pemandu outbound lokal dan pengurus Karang Taruna agar mampu memfasilitasi aktivitas luar ruangan berbasis instruksional edukatif.
Model GEL mengubah persepsi konvensional bahwa kegiatan outbound sekadar permainan fisik yang menghibur. Seluruh desain permainan disusun berdasarkan alur pembelajaran pengalaman (experiential learning cycle) untuk mengasah kepemimpinan (leadership), komunikasi efektif, strategi pemecahan masalah (problem solving), dan kerja sama tim.
Dalam pelaksanaannya, setiap tahapan permainan luar ruangan dibagi ke dalam empat siklus refleksi terpadu yaitu Experiencing (melakukan simulasi permainan), Publishing (mengekspresikan perasaan dan hambatan), Processing (menganalisis dinamika kelompok), dan Applying (mentransfer pelajaran ke kehidupan nyata).
Prof. Dr. Sulistiyono, S.Pd., M.Pd. memaparkan esensi utama dari metode GEL dalam pengembangan SDM perdesaan.
Dengan penguasaan metode GEL ini, pengelola wahana outbound Kampung Emas kini siap melayani paket Leadership & Character Building Camp bagi instansi sekolah, perguruan tinggi, maupun perusahaan secara profesional.


Leave a Reply