SLEMAN — Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) merealisasikan program Pengabdian kepada Masyarakat dan Inovasi Penelitian melalui kegiatan pelatihan kombinasi terapi masase dan stretching di Kampung Emas Krapyak, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman. Kegiatan yang dipimpin oleh Prof. Dr. Drs. Sumarjo, M.Kes. ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan warga dan pengelola kawasan dalam hal penanganan kebugaran serta perawatan cedera.
Program tersebut dinilai sangat relevan dengan dinamika harian di Kampung Emas Krapyak yang aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan olahraga dan outbound. Pelatihan dirancang secara khusus untuk membekali para pengelola serta instruktur lokal dengan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai pertolongan pertama, pencegahan, hingga perawatan cedera. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdi menggunakan metode yang komprehensif, mulai dari tahap observasi, penyampaian materi teori, demonstrasi langsung, hingga sesi praktik mandiri dan evaluasi agar proses belajar berjalan terarah dan aplikatif.
Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, program ini terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kapasitas masyarakat. Sekitar 85 persen peserta tercatat memahami teori dasar sport massage, 75 persen mampu mempraktikkan teknik dasar dengan benar, dan 65 persen menunjukkan minat tinggi untuk menjadikan keterampilan tersebut sebagai peluang wirausaha baru. Selain aspek teknis, para peserta juga merasakan langsung manfaat kesehatan berupa relaksasi dan pemulihan kebugaran tubuh setelah beraktivitas fisik.
Keaktifan warga terlihat jelas sepanjang acara melalui antusiasme yang tinggi dalam sesi diskusi, tanya jawab, serta praktik langsung teknik masase dan stretching. Para peserta menunjukkan keinginan kuat untuk mempraktikkan keterampilan secara mandiri, membagikan pengetahuannya kepada orang lain, serta mengikuti pelatihan lanjutan. Keberlanjutan program ini turut diperkuat melalui penandatanganan naskah kerja sama, perumusan rencana pengembangan keterampilan, serta inisiatif warga untuk membentuk layanan sport massage secara berkelanjutan di Kampung Emas Krapyak.
Dengan menggabungkan teknik terapi masase dan stretching melalui pendekatan teori serta praktik yang mudah dipahami, program ini menjadi wujud nyata kolaborasi yang apik antara dosen, mahasiswa, pengelola kawasan, dan masyarakat luas. Ke depan, kegiatan inovatif ini berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi sentra layanan kesehatan olahraga, pusat pelatihan berkelanjutan, serta unit usaha baru yang mendukung kemandirian ekonomi sekaligus memperluas manfaat kesehatan bagi seluruh warga secara berkesinambungan.


Leave a Reply