Dorong Kemandirian UMKM Krapyak IX, FIP UNY Bekali Warga Kampung Emas Strategi Manajemen Kewirausahaan Modern

SLEMAN, UNY – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus berkomitmen mendampingi masyarakat pedesaan dalam memperkuat roda perekonomian lokal. Melalui Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNY, tim pengabdi menyelenggarakan program “Pelatihan Manajemen Kewirausahaan di Kampung Emas Dusun Krapyak Seyegan”. Program ini dirancang khusus untuk memacu semangat berwirausaha serta meningkatkan keterampilan pengelolaan bisnis bagi para pelaku UMKM, mompreneur, dan…

By.

•

min read

17 September 2023

SLEMAN, UNY – Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus berkomitmen mendampingi masyarakat pedesaan dalam memperkuat roda perekonomian lokal. Melalui Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNY, tim pengabdi menyelenggarakan program “Pelatihan Manajemen Kewirausahaan di Kampung Emas Dusun Krapyak Seyegan”. Program ini dirancang khusus untuk memacu semangat berwirausaha serta meningkatkan keterampilan pengelolaan bisnis bagi para pelaku UMKM, mompreneur, dan calon pengusaha muda setempat.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Dr. H. Fery Muhamad Firdaus, S.Pd., M.Pd., dari Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FIP UNY. Beliau didampingi oleh tim pakar manajemen pendidikan dan ekonomi UNY, yaitu Prof. Dr. Lantip Diat Prasojo, S.T., M.Pd., Prof. Dr. Lia Yuliana, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Ponty Sya’banto Putra Hutama, S.E., M.Si., serta melibatkan tim mahasiswa FIP UNY. Inisiatif ini hadir untuk menjawab kebutuhan warga Krapyak IX yang memiliki banyak potensi usaha, namun masih terkendala dalam hal tata kelola bisnis, pencatatan keuangan, dan strategi pemasaran.

Ketua Tim Pengabdi UNY, Dr. H. Fery Muhamad Firdaus, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa kemandirian ekonomi pedesaan sangat bergantung pada kapasitas pengelola usahanya. Banyak warga yang memiliki produk berkualitas, tetapi belum memahami prinsip dasar manajemen seperti perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), penggerakan (actuating), dan pengawasan (controlling). Melalui pelatihan ini, UNY hadir memberikan solusi praktis agar para wirausahawan lokal mampu memetakan peluang, mengelola risiko, dan meningkatkan daya saing produknya di pasar yang lebih luas.

Rangkaian pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui metode case study, simulasi penyusunan rencana bisnis (business plan), diskusi kelompok kecil, serta permainan peran (role playing). Para peserta diajak membedah kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dari usaha yang sedang mereka jalankan. Tak hanya itu, peserta juga dibekali materi manajemen arus kas (cash flow), teknik branding, hingga strategi digital marketing untuk memperluas jangkauan promosi produk Kampung Emas.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta yang terdiri dari pemilik usaha kecil menengah dan para ibu rumah tangga amat antusias mempraktikkan materi yang diberikan. Sesi berbagi pengalaman (sharing session) bersama pengusaha tamu yang sukses turut membakar semangat peserta untuk terus berinovasi. Hasil evaluasi program menunjukkan bahwa 100% peserta berhasil memahami konsep manajemen kewirausahaan modern serta mampu menyusun draf rencana bisnis secara mandiri.

Menariknya, program pengabdian ini juga memanfaatkan teknologi digital seperti WhatsApp Group, Zoom Meeting, dan Mentimeter untuk menjaga keberlanjutan pendampingan. Usai pelatihan tatap muka, tim UNY tidak melepas peserta begitu saja, melainkan terus memberikan bimbingan, konsultasi bisnis, dan monitoring perkembangan usaha secara berkala melalui grup komunikasi daring. Para peserta juga dibentuk dalam kelompok-kelompok kolaborasi kecil agar saling mendukung dalam pemasaran produk secara berkelanjutan.

Kehadiran tim FIP UNY di Kampung Emas Krapyak IX Seyegan ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mencetak wirausahawan desa yang tangguh dan adaptif. Lewat pendampingan manajemen kewirausahaan yang terstruktur ini, ekosistem ekonomi lokal Seyegan diharapkan makin kuat, mampu menciptakan lapangan kerja baru, serta membawa kesejahteraan bagi masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *