SLEMAN – Pengelolaan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Non Formal masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam manajemen organisasi, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana. Kondisi tersebut mendorong Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Pelatihan Pengelolaan PAUD Berbasis Masyarakat di Padukuhan Krapyak, Margoagung, Seyegan, Sleman.
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas manajemen organisasi PAUD Non Formal sekaligus membantu pengelola mengatasi berbagai persoalan dalam peningkatan kualitas lembaga. Kegiatan juga diarahkan untuk menemukan model pendampingan manajemen organisasi yang efektif.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara bertahap. Tahap awal berlangsung pada 9–15 Juni 2023 melalui identifikasi persoalan organisasi untuk menggali kebutuhan pelatihan dan pendampingan. Selanjutnya, pada 19 Juli 2023, peserta mengikuti pelatihan, penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab. Pendampingan terstruktur, diskusi, serta penggalian masukan peserta kemudian dilakukan pada 21–25 Agustus 2023.
Dalam prosesnya, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga melakukan analisis kebutuhan lembaga, evaluasi diri, dan menyusun Rencana Pengembangan Organisasi. Materi yang diberikan mencakup identifikasi permasalahan PAUD Non Formal, metode layanan, serta pengembangan lembaga. Hasil diskusi dan pembimbingan kemudian disempurnakan peserta dan dikirimkan kepada pemateri.
Program menunjukkan hasil positif. Jumlah peserta memenuhi bahkan melebihi target, dengan tingkat peserta aktif mencapai 90 persen. Evaluasi juga menunjukkan pemahaman peserta mencapai 85 persen berdasarkan tugas yang diberikan tim PKM. Peserta dinilai memperoleh tambahan wawasan serta kemampuan dalam menggali gagasan dan mengembangkan lembaga PAUD Non Formal.
Keberlanjutan program menjadi salah satu kebutuhan yang disampaikan peserta. Mereka mengharapkan adanya pendampingan lebih lama, pelatihan secara berkesinambungan, kegiatan sejenis, serta pelibatan lebih banyak pengelola PAUD. Dokumen PKM juga merekomendasikan dialog, kajian rutin antarpengelola, dan pendampingan berkelanjutan untuk memperkuat pengelolaan PAUD Non Formal.


Leave a Reply